Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Muara Enim Gelar Sosialisasi Dialog Lintas Agama

  • Whatsapp

INDOSIBER.ID – Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan Sebagai Warga Negara Indonesia yang beragama kita harus tahu betul tentang trilogi kerukunan antar umat beragama, agar dalam menjalankan agama kita masing-masing tidak berbenturan dengan pemahaman yang diatur dalam trilogi kerukunan itu sendiri.

“Jadi untuk berkaitan dengan itu maka Sarban Sarjono, S.H. Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama akan menyampaikan materinya terkait dengan Trilogi kerukunan umat beragama tersebut,”

Bacaan Lainnya

Assalamualaikum wr. wb.
Bapak Ibu saudara saudari sekalian untuk itu saya laporkan terlebih dahulu acara kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari ini yaitu sebagai berikut : dialog Sosialisasi Forum Komunikasi Umat Beragama, itu sendiri senantiasa selalu menjadi dasar kerukunan kita bersama.

Yang Pertama adalah nama dan waktu kegiatan – kegiatan ini di namakan Dialog Lintas Agama Forum Komunikasi Umat Beragama Kabupaten Muara Enim, yang dilaksanakan pada hari Rabu 2 Juni 2021 dari pukul 09. 00 WIB sampai dengan Selesai kegiatan ini sendiri melalui dialog lintas agama, dan kita selalu tingkatkan solidaritas serta toleransi demi terwujudnya kerukunan umat beragama dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Yang Kedua adalah kegiatan peserta dalam kegiatan ini berjumlah 60 orang yang diambil dari 5 agama yang ada di organisasi Islam di Kabupaten Muara Enim dengan rincian sebagai berikut 1 Agama Islam 20 orang terdiri dari Muhammadiyah 7 orang, MUI 7 orang, NU 5 orang, agama Katolik 10 orang, agama buddha 5 orang, Dan selama kegiatan pemateri dalam kegiatan ini kami menyiapkan sebanyak 5 orang pemateri.

Turut hadir dalam acara tersebut Drs Andi Wijaya, M.M. dalam hal ini mewakili Pj Bupati Muara Enim meyampaikan kata sambutannya Kegiatan Ini merupakan salah satu dari sekian produk yang ada dikegiatan kita pada tahun – tahun sebelumnya, antara lain adalah rasa kebangsaan ini terlihat memang lebih akrab, kami mendukung program dan kegiatan pembinaan atau dialog singkat tentang pendidikan dan pembinaan yang banyak membantu kebijakan pemerintah ini.

Pemecahannya memiliki keberagaman dan merupakan salah satu potensi dan aset daerah yang harus dikelola dengan baik bukan menjadi penghalang untuk kita bersama-sama dalam memajukan daerah yang tercinta ini tapi kebanyakan merupakan kekayaan bangsa yang wajib dijaga untuk memupuk toleransi dalam kebhinekaan yang sudah ada terus ditingkatkan dan dilaksanakan oleh individu kelompok dan negara toleransi pada tingkat negara membutuhkan payung hukum seperti undang-undang penegakan hukum dan proses peradilan dan administrasi yang adil dan tidak memihak.

Sedangkan untuk tingkat individu kelompok dan peningkatan sikap toleransi dan membutuhkan sikap keterbukaan dan solidaritas dapat dilakukan melalui pendidikan non-formal seperti strategis sebagai sarana sosialisasi selain itu juga melalui kegiatan dialog yang bertujuan untuk meningkatkan serta menjaga keutuhan bangsa yang memiliki latar belakang budaya agama suku yang berbeda namun perlu terus digalakkan untuk mencari titik persamaan bukan mencari perbedaan-perbedaan yang mengarah pada perpecahan bangsa juga sangat penting dan fasilitasi pembinaan menyebarkan nilai-nilai toleransi dan menyoroti bahaya ketidak pedulian terhadap meningkatnya kelompok – kelompok intoleran.

Dan oleh sebab itu melalui pembinaan ini sebuah masyarakat yang kemarin itu setiap peserta jawab untuk lebih aktif melawan berita-berita yang tidak benar atau hoax dengan pembinaan yang intensif berkualitas dan cerdas dalam melihat fenomena- fenomena yang dapat agar tetap foto-foto bersama seluruh komponen bangsa termasuk kita sebagai masyarakat terhadap tentang yang sangat mencintai perdamaian keadilan dan kesejahteraan.

Untuk mendukung sepenuhnya upaya yang dilakukan oleh panitia pelaksana pemilihan ini dapat dijadikan sebagai wadah untuk mengakomodasi berbagai aspirasi dari masing-masing agama dan mencarikan solusi atas berbagai persoalan yang terjadi kita semua tentu memiliki kesamaan pandangan bahwa kegiatan dialog tentang kita ini merupakan salah satu media yang tepat untuk menjaga kerukunan antar umat beragama. tutupnya.

Penulis  : Ril/ Deni F

Redaksi : Suprayogi





Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *