INDOSIBER.ID – Pasca penggeladahan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Pendataan Ruang (PUPR) Muara Enim, Rabu (09/09/2026) siang kemarin oleh tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini kembali Tim Penyidik KPK diduga menggeledah kediaman Ilham Sudiono seorang pegawai Dinas PUPR Muara Enim di Jalan Inspektur Slamet kawasan Tangsi Kelurahan Pasar II, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, pada Kamis (10/09/2026) pagi.
Terpantau didepan diduga kediaman Ilham Sudiono tampak para petugas Kepolisian bersenjata lengkap mengawal serta menjaga-jaga jalannya penggeledahan oleh tim KPK tersebut.
Sementara dalam penggeledahan tersebut, tim KPK memarkirkan tiga buah mobil warna hitam jenis kijang Inova didepan halaman rumah diduga milik pegawai dinas PUPR Muara Enim tersebut, serta terdapat satu mobil pihak Kepolisian yang parkir dibagian belakang tiga mobil para tim penyidik KPK tersebut.
Terpantau juga disamping rumah mewah warna dominan putih yang disebut-sebut disatroni tim KPK yang diduga milik Ilham tersebut, terparkir sebuah mobil dinas berplat merah jenis mobil Hulk, serta terdapat sebuah motor jenis scopy warna merah, dan satu sepeda anak-anak.
Belum terdapat keterangan resmi atas adanya tim KPK menggeledah sebuah rumah mewah yang disebut-sebut milik pegawai Dinas PUPR Muara Enim Ilham tersebut.
Terkait dugaan keterlibatan dan pemeriksaan Ilham oleh KPK, peran Ilham merupakan sebagai pengatur lelang yang diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) IV yang mengatur jalannya lelang 16 peket proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim.
Sementara dalam proses hukum yang berjalan tersebut, Ilham saat itu blak-blakan mengakui bahwa dirinya menerima fee proyek dari pihak kontraktor.
Hingga saat ini, KPK belum mengumumkan pemeriksaan resmi terbaru terhadap Ilham yang kini selaku mantan Ketua Pokja ULP Muara Enim pada bulan September 2026 ini.
Namun, disebut-sebut namanya kembali ramai diperbincangkan publik setelah KPK menggeledah kantor Dinas PUPR dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Muara Enim pada Rabu kemarin (09/09/2026).
Sepertinya penggeledahan secara maraton ini dilakukan tim KPK sebagai pengembangan atas dugaan kasus suap proyek APBD dan pengadaan barang/jasa yang menjerat Bupati Muara Enim non aktif, Edison.
Sementara itu, mengkonfirmasi Lurah Pasar II Muara Enim Rifki, terkait adanya dugaan penggeledahan kediaman rumah warganya oleh tim penyidik KPK tersebut, melalui via WhatsApp, Lurah Pasar II Muara Enim Rifki, mengungkapkan bahwa sejauh ini belum mendapatkan konfirmasi resmi atas adanya hal yang dimaksud, dan memang benar wilayah kediaman Ilham di Tangsi Kelurahan Pasar II Muara Enim masuk wilayah Kelurahan Pasar II Muara Enim, dan terima kasih atas informasinya pak,” ucap Lurah Pasar II Muara Enim Rifki melalui via whatshapnya, kamis (10/09).
(Junai)







