INDOSIBER.ID – Sebagian pengguna jalan raya khusus nya pengendara roda dua dan pejalan kaki keluhkan dengan adanya tanah – tanah yang berceceran di jalan raya tepatnya dekat pintu perlintasan kereta api jalan Palembang dekat tugu pertamina sampai dengan simpang tiga Pelitasari Kelurahan Pasar 1 Muara Enim depan TK YWKA.
Ceceran – ceceran tanah tersebut di duga berasal dari ban truk pengangkut tanah atau matrial lainnya yang keluar masuk dari proyek yang dikerjakan oleh PT. KAPM di seputaran area daerah bekas kantor seksi 132 yang sudah dibongkar.
Salah satu Emak – emak yang kebenaran rumah nya berdekatan dengan proyek tersebut mengatakan kepada media, sebenarnya saya kesal, masa kendaraan truk lalu – lalang melintas depan rumah kami kan semestinya kalau rumah sudah dibongkar ya silakan mereka mau aktifitas sebagaimana mestinya. Ini kan mengakibatkan debu yang berasal dari ceceran tanah dijalan, harapan saya kalau mau beraktifitas yang kalau rumah sudah dibongkar, katanya kepada media dengan nada agak kesal, selasa sore (3/8/21).
Senada dengan salah satu pengguna jalan, sebut saja Min (61), Min mengatakan bahwa saya sangat terganggu dengan adanya ceceran tanah yang ada dijalan raya ini karena ini bisa membahayakan pengguna jalan lain sebab tanah yang berceceran tersebut akan menimbulkan debu dan udara yang tidak sedap apalagi misalnya hujan turun jalan akan menajdi licin, kata Min.
Ditambahkan Min, harapan saya setidaknya dari pihak perusahaan bila truk – truk sudah melakukan aktifitas nya ada petugas untuk membersihkan atau menyapu jalan yang mana tanah – tanah yang berceceran dijalan bisa dibersihkan, ucap Min kepada media, selasa sore (3/8/21).
Terkait dengan dugaan tanah yang berceceran diduga berasal dari ban truk yang keluar masuk dari proyek sehingga membuat jalan kotor tersebut, media mengconfirmasi pihak perusahaan dalam hal ini PT. KAPM melalui via whatshap.
“Ya, terima kasih atas informasi nya dan ini akan kami tidak lanjuti kepada orang dilapangan.” jawab singkat Hairudin selaku PM. PT KAPM melalui via whatshap, selasa malam (3/8/21).
Dari pantauan media malam tadi sekitar pukul 19:05 wib pada hari selasa tanggal 3 agustus hingga berita ini diturunkan tanah – tanah berceceran masih nampak.
(ril/Suprayogi)







