INDOSIBER.ID – Peristiwa kebakaran terjadi di kampung yang padat penduduk nya serta rumahnya berjarak berdekatan di Kemayoran RT 02 RW 02 kelurahan Pasar 1 kecamatan Muara Enim kabupaten Muara Enim tepatnya di belakang Masjid Agung, Minggu malam sekitar pukul 19:30, (27/3/22).
Dari peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan 1 unit rumah milik Ruspudin dengan kerusakan 100 %, dan merambat kerumah sekitar yaitu milik Zulfikar dengan kerusakan sekitar 30%, rumah milik Syarifudin dengan kerusakan sekitar 35%, rumah Farisa dengan kerusakan sekitar 35%, rumah milik Anisa dengan kerusakan 35%, dan rumah milik Kholidin sekitar 35%,.
Dengan kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian diperkirakan sekitar 350 juta sampai dengan 500 juta rupiah.
Dari pantauan media dilokasi kejadian, beberapa unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan baik dari pemerintah daerah kabupaten Muara Enim maupun perusahaan seperti dari unit PTBA, PAMA, SBS dan dibantu oleh warga sekitar serta Babinsa / Bhabinkamtibmas sehingga api bisa dipadamkan sekitar pukul 20:27 wib.
Ketua RW 02 kelurahan Pasar 1 Muara Enim Fideraini mengatakan bahwa api diduga berasal dari atas atau pelapon rumah karena api tiba-tiba cepat membesar sehingga cepat menghanguskan 1 unit rumah milik Ruspudin yang saat kejadian lagi kosong ditinggal penghuninya serta menjalar ketetangga tapi tidak menghanguskan hanya lima rumah dengan kerusakan diperkirakan 35 % an, kata Fideraini yang mantan anggota DPRD Kabupaten Muara Enim sekaligus sesepuh Kemayoran tersebut kepada media.
Sementara itu dilokasi kejadian, Eddy Ramlan selaku komandan Rescue dinas Pemadam kebakaran Muara Enim mengatakan berkat kerjasama warga dan pihak dari pemadam kebakaran Muara Enim serta dibantu oleh unit pemadam perusahaan PTBA, PAMA, juga unit dari Gunung Megang api bisa kita jinakan sekitar 1 jam dan tidak ada korban jiwa, tutur Eddy.
Disela-sela peristiwa tersebut terpantau Pj Sekda Muara Enim langsung turun kelokasi kejadian dan menemui keluarga korban.
Sementara itu asal usul api masih dalam penyelidikan pihak terkait dan dugaan sementara berasal dari konsleting lirtrik.
Laporan : Junai
Redaksi : Suprayogi







