INDOSIBER.ID – Karena tidak adanya perencanaan yang komprehensif serta wadah atau sarana, seni budaya di Kabupaten Muara Enim sulit untuk berkembang. Padahal kita memiliki beragam seni sebagai kearifan lokal yg memadai, yang sangat bisa dikembangkan baik nasional maupun internasional.
Demikian uraian Drs Erpani selaku Ketua Dewan Pengurus Cabang Penguatan Ekonomi Kerakyatan Nasional ( DPC PEKNAS ) Kabupaten Muara Enim, ketika dimintai pendapatnya, Rabu, 21 Juni 2023.
“Kita memiliki sumber daya seni yang mumpuni dikenal dengan kearifan lokal,
kita punya gitar tunggal, pantung, guritan, rejung, kuntau dan lain sebaginya.”
“Kuntau Semende misalnya, pada perhelatan Pornas di Palembang tahun 2022 meraih medali emas dan perunggu, ini suatu capaian prestasi yang luar biasa,” tutur Erpani kepada media, Kamis (22/6/23).
Ditambahkan Erpani, sambil memikir pribadi yang aktif di berbagai organisasi ini mencoba menawarkan solusi diantaranya pemerintah kabupaten Muara Enim kedepan diharapkan menaruh perhatian yang serius. Setidaknya ada dua hal yang akan memungkinkan seni dan budaya dapat berkembang dimasa akan datang. Salah satunya adalah menjadikan gedung kesenian sebagai pusat pengembangan seni dan Budaya di Kabupaten Muara Enim. Tidak seperti sekarang yang menjadi unit usaha, harapnya.
“Dengan dijadikannya gedung kesenian sebagai Pusat Pengembangan seni dan budaya diharapkan seniman -seniman, atlit-atlit, budayawan akan mudah bersinergi untuk berkembang kearah yang lebih baik,”
“Selanjutnya adanya pendelegasian pengelolaan Gedung Kesenian kepada lembaga/organisasi yang memang bergerak dibidang itu.Kedua solusi ini diharapkan akan merangsang pelaku seni yang berkarya serta menelurkan bibit-bibit seniman yang berkualitas serta pembinaan untuk pencapaian prestasi yang lebih baik lagi.
Kepada pelaku seni, mari kita berpikir bersama, bekerjasama. Satukan pikiran, kita tuju prestasi,” pungkasnya
(Redaksi)







