Saat Melaksanakan Penertiban Jam Malam, Petugas Amankan 5 Orang Anak Punk

  • Whatsapp

INDOSIBER.ID – Kecamatan kota Muara Enim pada saat ini masih dalam zona merah covid-19, maka dari itu pemerintah kabupaten Muara Enim dalam hal ini mengeluarkan surat edaran tentang pemberlakuan jam yang bertujuan untuk memutuskan penyebaran covid-19.

Maka dari itu aparat keamanan mengadakan razia dan pemberlakuan jam malam bagi masyarakat yang keluar tidak menerapkan protokol kesehatan misalnya tidak memakai masker, duduk – duduk berkumpul dan keramaian di saat malam.

Bacaan Lainnya

Dalam melaksanakan tugas nya aparat gabungan yang terdiri dari anggota polres Muara Enim dibantu anggot brimobda Sumsel, TNI AD, dan Satpol PP Muara Enim menjaring dan mendapatkan 5 orang pengamen yang tidak memakai masker dan berleha – leha di jalanan kota Muara Enim tepat nya di depan kantor Golkar Muara Enim, sabtu malam (12/6/21).

Setelah diperiksa oleh petugas ternyata ke 5 anak tersebut tidak mempunyai identitas seperti KTP ditambah lagi mempunyai peralatan diri yang dianggap membahayakan bagi orang lain seperti taring hewan buas yang sudah modifikasi, serta logam – logam yang dianggap tajam.

Saat ditanya petugas menanyakan darimanakah berasal ke 5 anak itu ternyata berasal dari luar kota Muara Enim diantara nya dari Lampung.

Aipda Orip D, salah satu petugas dari anggota polres mengatakan “Ya terpaksa kami amankan ke 5 anak ini ke polres Muara Enim dikarenakan tidak ada identitas diri dan berkeliaran di malam hari disaat pandemi ini serta tidak menggunakan masker,”

“Disamping itu juga pas kita periksa diantara mereka ada yang membawa perhiasan atau asesoris yang dianggap dapat membahayakan orang lain dan bisa juga kita duga asesoris tersebut dapat dijadikan alat untuk berbuat kriminal atau tindak kejahatan,”

“Ke 5 anak tersebut berasal dari luar kota Muara Enim diantara nya dari Lampung.” kata Aipda Orip didampingi petugas lainnya.

Dari pantuan media, ke 5 anak itu langsung digiring ke mobil patroli dan langsung dibawa ke polres Muara Enim.

(Suprayogi/red)





Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *