Kembali Datangi Gedung KPK, Massa Permas-Jatim Minta Kejelasan Proses Hukum Skandal Korupsi PDAM Gresik

  • Whatsapp

INDOSIBER.ID – Skandal korupsi PDAM Giri Tirta Gresik yang diduga melibatkan Direktur Utama (Dirut) PDAM Gresik, Siti Aminatus Zariyah dan mantan Dirut yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Gresik, Mochammad, terus mendapat sorotan.

Kali ini, aksi demontrasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datang dari sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Perkumpulan Mahasiswa Jawa Timur (Permas-Jatim) pada Rabu siang, 25 Agustus 2021, pukul 12.30 WIB.

Ditemui di lapangan, Shohibul Iman mengaku aksi demontrasi ini sudah kali kedua mereka lakukan untuk meminta kejelasan hukum dalam penanganan kasus korupsi PDAM Gresik.

“Ini sudah aksi kedua kami, KPK belum juga memberikan kepastian hukum. Bagaimana dan siapa dalang dari semuanya.” Kata Iman.

Shohibul Iman, yang juga korlap aksi, mendesak KPK segera menetapkan tersangka atas kasus skandal korupsi PDAM Gresik yang menurutnya cukup alot sampai saat ini.

“Segera tetapkan tersangka oknum yang terlibat dalam kasus korupsi PDAM ini. Jangan biarkan menunggu dengan tidak adanya kejelasan. Dirut dan mantan Dirut yang diduga terlibat itu harus segera diproses secara hukum.” Tuturnya.

Skandal korupsi PDAM tersebut, yang ditaksir mengalami kerugian negara ratusan milyar, menurut Iman KPK seharusnya sudah mengambil fokus pada kasus tersebut.

“Kerugian negara tidak sedikit. Ratusan Milyar bahkan. Kenapa tidak berani memproses Dirut dan mantan Dirut PDAM Gresik, yang saat ini duduk manis dengan jabatannya sebagai anggota DPRD Gresik?!.” Terangnya.

Shohibul Iman mengancam akan melakukan aksi berjilid-jilid jika apa yang menjadi fokus tuntutannya tidak diindahkan KPK.

“KPK harus segera buktikan dugaan keterlibatan Siti Aminatus Zariyah dan Mochammad dalam kasus korupsi PDAM Gresik itu. Jika tidak, maka aksi kami ini akan berjilid-jilid.” ucapnya.

“Apalagi sekarang Muchammad sebagai Ketua Komisi IV DPRD Gresik dari partai PKB, oleh karena itu partai DPP PKB juga harus mengambil tindakan dengan mencopot sebagai kader partai karena diduga kuat terseret dalam kasus korupsi,” tutup Iman. (ril/HB)





Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *