Warga Minta Proyek Bronjong Di Kelurahan Tungkal Sesuai RAB

  • Whatsapp

INDOSIBER.ID – Pembangunan bronjong di Kelurahan Tungkal Kabupaten Muara Enim belumlah dimulai menuai kritik dari warga, pembangunan bronjong yang diharapkan akan menjadi solusi longsor tersebut menimbulkan kekecewaan.

Hal ini disampaikan salah satu warga yang meminta namanya tidak sebutkan mengatakan kekecewaan warga mendengar ada rencana yang disampaikan oleh PPK dan pengawas dari Dinas PU PR Muara Enim yang datang kelokasi proyek bronjong tersebut menyampaikan kepada warga salah satunya tinggi bronjong tingginya 5 tingkat akan menjadi 4 tingkat saja dengan tidak mengurangi volume dengan alasan agar warga lainnya dapat dibronjong dengan maksud bronjong nanti lebih panjang.

” Kekecewaan warga ditambah lagi awalnya kami membayangkan bronjong tersebut disambungkan dengan brojong lama, sama seperti pembangunan bronjong sebelumnya, namun berbeda yang disampaikan dari pihak PU PR yang mengatakan bronjong nanti tidak tersambung dengan bronjong lama,” ujarnya dengan raut kesal kepada media ini,Sabtu (4/9).

Dikatakannya, dengan disambungkannya bronjong lama jadi pengerjaan tersebut tidak berteleh-teleh walaupun saat ini tanah tersebut masih kosong, namun kedepannya pasti akan dibangun rumah dilokasi tanah kosong tersebut, Apakah mau kedepannya pemkab menganggarkan sisa yang terlewatkan 5 sampai 10 meter saja,” tegasnya dengan nada kesal.

Dikatakannya, kami warga disini tetap meminta pengerjaan brojong ini sesuai Rencana Anggara Biaya (RAB) yakni tingginya tetap 5 tingkat dengan menekankan kualitas pengerjaan dan tentunya kami semua inginnya semua warga dipinggir sungai dapat dibronjong, percuma mengurangi tingginya agar semua dapat dibronjong tetapi tidak bertahan lama,” tegasnya.

‘Ini tentunya menjadi pemikiran Pihak pemkab Muara Enim, untuk menggangarkan bronjong setiap tahunnya secara bertahap agar semua warga disini khususnya dialiran sungai enim dikelurahan tungkal ini dapat dibronjong,” tutupnya.

Sementara itu, Ketika  dihubungi Sri PPK proyek tersebut dikonfirmasi terkait hal tersebut melalui pesan Whattshap namun hanya diread saja dan ketika mencoba mengkonfirmasi ke Kadin PU PR Muara Enim sayang nomor yang dituju tidak aktif.

Laporan : putra

 





Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *