INDOSIBER.ID – Kondisi jalan Jenderal Ahmad Yani Kota Muara Enim Kabupaten Muara Enim terpantau oleh media dikotori tanah liat hingga sepanjang beberapa kilo meter, senin (25/10/21).
Entah dari mana kotoran tanah yang terlihat tercecer dijalan Jenderal Ahmad Yani yakni jalan jantung kota Muara Enim tersebut.
“Dari arah bundaran air mancur hingga melewati kantor Bupati Muara Enim sampai ke Jembatan dua tanah liat tercecer mengotori jalan,” beber Muller Franki salah satu aktifis Muara Enim ini.
Dikatakannya, sepertinya tanah liat yang lengket di aspal bekas dari kendaraan roda empat atau dari mobil perusahaan atau bisa saja dari mobil proyek bermuatkan tanah.
“Ketebalan tanah yang lengket di jalan aspal tentunya berbahaya bagi pengguna jalan di saat jalan licin serta berdebu di saat cuaca panas.”
“Tanah tercecer yang parah didepan kantor Bupati Muara Enim yang tentunya menjadi pemandangan yang kurang sedap dipandang,” ungkap Muller Franki ,usai melintasi jalan Ahmad Yani dengan sepeda motornya itu.
Belum ada pihak yang bisa dikonfimasi ataupun bertanggung jawab atas kondisi tersebut, namun beberapa warga Muara Enim tetap menyanyangkan atas kondisi jalan Jenderal Ahmad Yani Muara Enim tersebut yakni jalan pusat jantungnya kota Muara Enim Sumatera Selatan.
Pantauan media ini di sepanjang jalan Ahmad Yani tersebut, terpantau pengguna jalan roda dua tampak terganggu debu serta terpantau ektra hati-hati milintasi jalan tersebut.
Terkait dengan ceceran tanah tanah tersebut, media mengconfirmasi melalui via whatshap pada malam hari kepada perusahaan yang diduga telah mengotori jalan kota Muara Enim berasal dari proyek pelebaran jalan kereta api atau double track akibat kendaraan keluar dari pekerjaan proyek.
“Ya terimakasih atas infonya, kami dari jam 17:15 wib sudah kami bersihkan pak, magrib istirahat terus malam dilanjut lagi pak,” jawab Hairudin selaku penanggung jawab dari proyek tersebut melalui chat whatshap nya kepada media, senin malam (25/10/21).
(Junai)







