Ketua PGK Sumsel Minta POLRI Ungkap Pelaku Kekerasan Ketum KNPI

  • Whatsapp
Ketua PGK Sumsel Firdaus Hasbullah sangat menyesalkan kejadian yang menimpa Haris Pratama di Jakarta
Ketua PGK Sumsel Firdaus Hasbullah sangat menyesalkan kejadian yang menimpa Haris Pratama di Jakarta

INDOSIBER.ID – Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama menjadi korban penganiayaan orang tidak dikenal. Haris dianiaya sekolompok orang tak dikenal di parkiran sebuah rumah makan Garuda Cikini, Jakarta Pusat, sekira pukul 14:10 WIB Senin (21/2/2022)

Pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor setelah menghajar Haris menggunakan batu. Akibat perbuatan pelaku, Haris langsung dilarikan IGD RSCM Kencana untuk penanganan medis, karena pelipis dan kepala Haris sobek.

Menanggapi Hal Ini, Mantan Aktivis 98 yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPW Perkumpulan Gerakan Kebangsaan Sumatera Selatan Firdaus Hasbullah mengatakan agar aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian RI segera menangkap aktor dan pelaku pengeroyokan tersebut hal ini jangan sampai menjadi preseden buruk dan menimpah kawan-kawan aktivis lainya.

“Saya pikir lokasi kejadian di tempat ramai dan di tengah-tengah ibu kota tentu banyak kamera cctv yang merekam kejadian itu jadi sangat mudah bagi polisi mengejar pelaku”, ujar Firdaus di Palembang, Senen (21/2/2022).

Dia menegaskan, PGK Sumsel juga mengutuk keras tindakan biadab ,pengecut dan premanisme serta tidak manusiawi tersebut. Kita masih berpegang pada azas praduga tidak bersalah terhadap hal ini , hanya saja kita minta aparat kepolisian harus tegas mengungkap siapa pelaku dibalik peristiwa yang keji ini.

“Aparat penegak hukum berkewajiban memberikan perlindungan hukum terhadap aktivis sesuai dengan UUD 45 pasal 28 kebebasan menyuarakan pendapat baik lisan maupun tulisan dilindungi oleh undang-undang”, sebut Firdaus

Kebebasan berekspresi harus di jaga dan dilindungi karena negara kita negara demokrasi. Jangan karena perbedaan politik lalu kemudian mengunakan kekerasan. Itu negeri bar – bar nama nya. Demikian tutup Firdaus. (ril)





Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *