INDOSIBER.ID – Puluhan warga masyarakat yang menamakan dirinya sebagai Masyarakat Gunung Megang Bersatu (MGMB) menggelar unjuk rasa dan aksi damai dihalaman kantor bupati Muara Enim yang dimulai sejak pukul 10:00 wib dengan tuntutan yaitu pecat atau ganti Camat dan sekcam Gunung Megang, Kamis (29/9/22).
Masyarakat Gunung Megang Bersatu turun melakukan unjuk rasa dan aksi damai di halaman kantor bupati Muara Enim meminta kepada PJ bupati Muara Enim Kurniawan untuk segera mengevaluasi kinerja Ardiansyah, S,Sos selaku Camat Gunung Megang, serta melakukan pemecatan terhadap Camat dan sekcam kecamatan Gunung Megang.
Adapun indikasi atau dugaan yang dilakukan oleh Camat Gunung Megang yaitu :
1.Adanya indikasi jual beli jabatan pergantian Perangkat Desa Tanjung terang yang dilakukan oleh Camat Gunung Megang
2. Adanya indikasi pembiaran serta melindungi oknum Kades Tanjung Muning yang rangkap jabatan PPK di SMP 4 Gunung Megang kecamatan Gunung Megang
3. Adanya indikasi intervensi dan monopoli terhadap perekrutan karyawan satuan pengamanan satpam yang tidak transparan terhadap subcon PT RMKO di kecamatan Gunung Megang
4. Adanya indikasi kolusi dan nepotisme di tiap-tiap program di lingkungan kecamatan Gunung Megang.
Masyarakat Gunung Megang meminta segera ganti terhadap Camat Gunung Megang Ardiansyah S.sos dan sekcam Bunyamin, karena kami menilai selama yang bersangkutan menjabat camat diduga banyak kebijakan yang merugikan masyarakat Gunung Megang.
Peserta aksi damai tersebut ditemui langsung oleh Asisten lll Rusmada didampingi Kasatpol pp dan menjelaskan, bahwa kami menerima aspirasi dari masyarakat Gunung Megang dan kami akan menindaklanjuti dengan tegas dan investigasi atas perilaku yang dilakukan oleh Camat Gunung Megang.
“Terimkasih dan kami menerima aspirasi dari masyarakat, dan hari Senin nanti kami akan melaporkan langsung kepada bapak PJ bupati Muara Enim, karena saat ini beliau sedang ada perjalanan dinas,” kata Asisten lll dihadapan peserta aksi
Setiaji mewakili masyarakat Gunung Megang mengatakan, “kami akan melakukan aksi yang lebih besar jika tuntutan ini tidak tanggapi atau dibiarkan oleh pemerintahan kabupaten Muara Enim.”
“Kami akan mengawal terus dan semoga hati nurani pejabat terbuka untuk memperbaiki kecamatan Gunung Megang menjadi lebih baik,” pungkas Setiaji selaku penanggung jawab aksi didampingi oleh Ferlin Wahyudi selaku koordinator lapangan dan Taufik Qurahman selaku koordinator aksi.
(Redaksi)







