Indosiber.id, Jakarta -Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Heru Kusmanto memimpin upacara pengambilan sumpah dan penandatangan Fakta Integritas serta Serah Terima Jabatan Panglima Komando Armada III dari Laksamana Muda TNI Agus Hariadi kepada Laksamana Muda TNI Rachmad Jaya,
Selain itu dilaksanakan juga Sertijab Komadan Komando dan Latihan (Dankolat) dari Laksamana Pertama Octavianus Budi Susanto kepada Kolonel Laut (P) Endra Hartono dan Sertijab Komandan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Dankoppeba) dari Laksamana Pertama TNI Ferdy Hendarto Susilo kepada Kolonel Laut (S) Darmansyah,di di Lapangan Arafuru, Mako Koarmada RI, Jumat (19/05/2023).
Sementara itu secara terpisah sebelum upacara Sertijab Asisten Operasi (Asops) Pangkoarmada RI dari Laksamana Pertama TNI Haris Bima Bayuseto kepada Laksamana Pertama TNI Isswarto yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada I.
Komando Armada Republik Indonesia atau disingkat Koarmada RI merupakan Kotama Operasi yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada
Panglima dan Kotama Pembinaan yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Kasal
Koarmada RI dalam melaksanakan tugasnya dalam melaksanakan tugas dan fungsinya tersebut, Komando Armada RI membawahi tiga Koarmada bernomor yaitu Komando Armada I berada di Tanjung Pinang Kepulauan Riau, Komando Armada II berada di Surabaya Jawa Timur dan Komando Armada III berada di Sorong Papua Barat.
Laksamana Madya TNI Heru Kusmanto Pangkoarmada RI dalam stamennya setelah selesai Sertijab mengatakan.
“Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan khidmat kita serah terima kan Jabatan Panglima Komando Armada III dari Laksamana Muda TNI Agus Hariadi kepada Laksamana Muda TNI Rachmad Jaya kemudian Komandan
Kolat Kormada RI Laksamana Pertama Octavianus Budi Susanto kepada Kolonel Laut (P) Endra Hartono,kemudian yang ketiga tadi, kita serah terima kan Komandan Koppeba dari Laksamana Pertama TNI Ferdy Hendarto Susilo kepada Kolonel Laut (S) Darmansyah,serah terima jabatan ini kita laksanakan,selain proses pembinaan personil karena ada pejabat yang harus di ganti karena melaksanakan tugas sekolah di Lemhanas sehingga tadi di ruangan kita telah laksanakan serah terima jabatan Asisten Operasi Koarmada RI dari Laksamana Pertama TNI Haris Bima Bayuseto kepada Laksamana Pertama TNI Isswarto,sehingga di harapkan dengan batre baru dengan kompisisi Perwira yang baru tugas tugas kedepan dapat kita laksanakan dengan baik karena dalam waktu dekat ini kita sudah di tunggu,baik itu tugas menyiapkan latihan PPRC,latihan Armada Jaya,Latgab di tiga trouble Spot kita juga harus mendukung menek kemudian kita harus mendukung operasin yang di selenggarakan oleh Mabes TNI.”ujarnya.
Saat ditanya awak media, terkait dengan kekuatan yang ada di Koarmada III,Karena satuaan yang baru sehingga jumlah Alustitapun belum sama di badingkan dengan Koarmada I dan Koarmada II untuk penambahan Alusita apa aja yang akan di tambahkan dalam waktu dekat ini yang akan diberikan kepada Koarmada III,Laksamana Madya TNI Heru Kusmanto menyampaikan.
“Terima kasih untuk Koarmada III memang jumlah KRI,Patkamal dan juga KAL masih terbatas sehingga dalam waktu dekat akan dilaksanakan dispersi dua KRI dari Koarmada II ke Koarmada III ini tipenya Korvet yaitu KRI Malayati dan juga KRI Fatahillah, selain itu kemarin juga sudah dilaksanakan Setmenem dan juga peresmian dan pengukuhan dua KRI tipe KCR,KCR 60 meter itu KRI Kapak dan KRI Panah.Ini nanti juga KRI ini juga akan di dispersi ke Armada III, Insyaallah dalam waktu dekat akan di geser ke Armada III memperkuat di jajaran Armada III sementara yang paling dekat ini kita laksanakan.” jelasnya.
Laksamana Madya TNI Heru Kusmanto Pangkoarmada RI juga menyampaikan tentang latihan gabungan yang akan ada di tiga traboule spot ,ada berapa kapal yang akan disiapkan di tiga trouble spot itu.
“Kita saat ini sedang mengoptimalkan kesiapan unsur yang ada di jajaran Koarmada I, Koarmada II dan Koarmada III sehingga apa yang nanti akan digelar dalam Skenario dipimpin di Rektor latihan,yang nanti akan di tunjuk oleh Mabes TNI kita akan optimalkan jumlah KRI sebanyak mungkin,karena nanti sasaran antara Trouble spot yang satu dengan yang lain tentunya akan berbeda sehingga jenis KRI nya pun akan kami fokuskan untuk melaksankan operasi pendaratan yang nantinya di proyeksikan untuk trouble spot yang mana itu sudah kita Proyeksikan.Untuk jumlahnya nanti akan kita susunkan dengan Skenario latihan yang akan digelar dan juga jenisnya demikian juga.Sehingga kita harapkan tetap prinsip prinsip pertempuran laut tetap akan kita terapkan pada saat latihan tersebut.
Untuk Armada Jaya Bulan Juni untuk Latgab menyesuaikan setelah pelaksananan Armada Jaya.” pungkasnya.







