Korem 052/Wkr , Gelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 115

  • Whatsapp

Indosiber.id – Kodam 052 – Tangerang, Dalam rangka memperingati Hari kebangkitan Nasional ke – 115 Tahun 2023, Danrem 052 /Wkr , Brigjen TNI Putranto Gatot SH,S.Sos.M.M.bertidak selaku Inspektur Upacara yang diikuti oleh seluruh anggota Makorem 052/Wkr baik Prajurit TNI maupun PNS bertempat dilapangan apel Makoem Jln. Beulevard Diponegoro No 108 , Kelapa Dua Kabupaten Tangerang.Senin (22/05/23).

Danrem 052/Wkr yang bertindak sebagai inspektur upacara membacakan amanat Mentri Kominfo “tahun ini, kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-115 dengan tema “Ayo Bangkit Bersama” sebagai bentuk seruan agar kita bisa bangkit bersama dari pandemi COVID-19 yang sudah melanda dua tahun terakhir. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini hendaknya tidak hanya kita maknai sebagai seremonial saja.

“Pada tanggal 20 Mei 1908, merupakan tonggak kebangkitan nasional dimana perkumpulan Boedi Oetomo membangkitkan semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo diharapkan menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa.”

“Boedi Oetomo adalah organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional dan modern dalam sejarah pergerakan kemerdekaan. Didirikan oleh Dr. Sutomo beserta para mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) pada tahun 1908; Boedi Oetomo lahir untuk mengejar ketertinggalan bangsa Indonesia dari bangsa-bangsa lain. Organisasi yang menyatukan pergerakan di Indonesia dari yang bersifat kedaerahan menjadi nasional dengan tujuan akhir kemerdekaan.”

Tujuan didirikannya Boedi Oetomo yang tercetus dalam kongres pertamanya adalah untuk menjamin kehidupan sebagai bangsa yang terhormat dengan fokus pergerakan di bidang pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan. Boedi Oetomo telah meletakkan tiga cita-cita bagi kebangkitan nasional yakni memerdekakan cita-cita kemanusiaan, memajukan nusa dan bangsa, serta mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia. Kelahiran Boedi Oetomo mempelopori terciptanya organisasi pergerakan di masa selanjutnya seperti Indische Partij, Perhimpunan Indonesia dan Muhammadiyah.

“Kiranya, semangat Boedi Oetomo masih relevan untuk kita kontekstualisasikan pada kehidupan berbangsa saat ini. Di tengah krisis pandemi COVID-19 dan konflik Ukraina – Rusia yang menyebabkan kondisi ekonomi global serta geopolitik menjadi tidak stabil, kita patut memaknai kebangkitan nasional sebagai upaya kolektif bangsa untuk memperkuat persatuan bangsa.”

Penanganan COVID-19 yang membaik berimplikasi pada berangsur kembalinya aktivitas masyarakat secara normal. Secara perlahan, hal ini mendorong pemulihan perekonomian nasional. Perekonomian Indonesia pada triwulan I-2022 terhadap triwulan I-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 5,01 persen (y-on-y). Hampir seluruh lapangan usaha tumbuh positif, kecuali Administrasi Pemerintahan dan Jasa Pendidikan.

Penanganan COVID-19 yang membaik berimplikasi pada berangsur kembalinya aktivitas masyarakat secara normal. Secara perlahan, hal ini mendorong pemulihan perekonomian nasional. Perekonomian Indonesia pada triwulan I-2022 terhadap triwulan I-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 5,01 persen (y-on-y). Hampir seluruh lapangan usaha tumbuh positif, kecuali Administrasi Pemerintahan dan Jasa Pendidikan.

Dari sisi produksi, tiga Lapangan Usaha mengalami pertumbuhan tinggi yakni:Sektor Usaha Transportasi dan Pergudangan 15,79%,sektor Jasa-jasa lain 8,29%
dan sektor Informasi dan Komunikasi 7,14%

Mari terus kita bekerja keras dan bersinergi menjaga, mempertahankan dan meningkatkan perekonomian nasional indonesia.

Momentum yang baik ini makin diperkuat dengan peran Indonesia sebagai Presidensi G20 tahun 2022. Pada Presidensi G20 tahun ini, Indonesia mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger”, dengan tujuan dapat memberikan spirit baru dalam mewujudkan tatanan dunia yang dapat memberikan kesejahteraan dan kemakmuran yang inklusif, serta menjamin keberlanjutan kehidupan di masa depan.

Pertemuan G20 yang dipimpin oleh Indonesia tahun ini mengusung tiga isu prioritas, yaitu Arsitektur Kesehatan Global yang Inklusif, Transformasi berbasis Digital dan Transisi Energi Berkelanjutan.

Tema dan isu prioritas G20 yang diangkat Indonesia merupakan cerminan dari semangat kebangkitan yang kita rayakan pada hari ini, yakni di tengah keterpurukan akibat pandemi COVID-19, tidak pernah meluruhkan cita kita untuk pulih bersama dan bangkit lebih kuat. Indonesia terus mendorong negara-negara anggota G20 untuk melakukan aksi-aksi nyata dan siap berkolaborasi serta menggalang kekuatan sehingga masyarakat dunia dan kemanusiaan dapat merasakan dampak nyata dari kerja sama ini.

Mengutip ucapan Dr. Sutomo “Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih menjadi merah dan putih, selama itu kita tidak akan mau menyerah kepada siapa pun juga.”

Di tengah momentum penanganan nasional COVID-19 yang makin membaik dan Presidensi G20 Indonesia, hendaknya kita dapat memaknai semangat pantang menyerah Dr. Sutomo untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional tahun ini sebagai tonggak kebangkitan dari pandemi COVID-19 juga krisis multidimensi yang sedang melanda dunia. Dari Indonesia, Dunia Pulih Bersama. Ayo Bangkit Lebih Kuat.

Ditempat yang sama selesai melaksanakan kegiatan Upacara Bendera,Danrem 052 /Wkr memberikan pengarahan dan jam Komandan kepada seluruh peserta Upacara.Dalam arahannya Danrem menyampaikan, menghadapi tahun politik yang dengan ditandai mulai mendeklarasikan calon presiden kita sebagai anggota TNI harus tetap netral.Jangan sampai kita terpengaruh dengan senior-senior kita yang sudah pensiun,yang terjun ke dunia politik mempengaruhi kita untuk mendukung salah satu calon atau partai.Fasilitas yang ada di institusi TNI apapun bentuknya tidak boleh di gunakan untuk kegiatan politik.

“Sebagai institusi pemerintah TNI tidak boleh arogan dan harus tetap menjalin sinergitas TNI-POLRI yang selama ini sudah baik di wilayah Tangerang dan sekitarnya harus ttp kita jaga.” Pesannya.

“Sebagai seorang Prajurit TNI aktif kita harus menjaga penampilan kita,mulai dari sikap,cara berpakaian dan berperilaku, sehingga menimbulkan citra positif dimata masyarakat.”

“Korem 052/Wkr ,yang ada sekarang ini walaupun merupakan Korem terkecil se – Indonesia harus kita jaga dan kita rawat.Lngkungan perkantoran, lapangan,tempat parkir dan taman dibuat senyaman mungkin dan enak di pandang, sehingga kita bisa hidup sehat dan betah di kantor.” Jelas Danrem

Danrem juga berpesan agar seluruh personil Makoem tetap menjaga kesehatan.Diusia yang sudah tidak muda lagi ini tentunya mulai banyak penyakit yang timbul,untuk itu pola hidup sehat dengan tetap menjaga pola makan dan olahraga yang seimbang.

(Sumber penrem52)





Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *