Pangdam Jaya di Dampingi Dandim 0501/JP Bersama Walikota Jakarta Pusat Meresmian Sumur Bor untuk Air bersih Dalam Program TNI Manunggal Air

  • Whatsapp

Indosiber.id – Kodam Jaya_Jakarta Pusat. Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan bersama Dhany Sukma Walikota Jakarta Pusat dan Forkopimda, hadir menyaksikan kegiatan peresmian penggunaan fasilitas air bersih Program TNI AD Tahun 2023 secara virtual oleh Kasad, bertempat di Rusun Petamburan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Selasa (26/07/2023).

Hadir juga dalam acara tersebut Aster Kasdam Jaya, Kakesdam Jaya, Kapendam Jaya, Kazidam Jaya, Kainfolahtadam Jaya dan Dandim 0501/JP Kolonel Bangun Siregar.

Acara peresmian penggunaan fasilitas air bersih dan pencanangan percepatan penurunan stunting dilaksanakan oleh Kasad Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman secara terpusat, di Ds. Majasari Kec. Sobang Kab. Lebak Banten, yang diikuti dan disaksikan langsung secara virtual dan serentak oleh seluruh Dansatkowil TNI AD di lokasi Sumur Bor masing-masing wilayah di Seluruh Indonesia.

Pangdam Jaya dalam kegiatan tersebut mengambil lokasi pembangunan sumur bor Kodim 0501/Jakarta Pusat, yang merupakan program TNI AD Manunggal Air tahun 2023. Kegiatan dilanjutkan penyerahan secara simbolis paket Sembako kepada masyarakat Petamburan dengan jumlah 500 paket serta pemberian asupan nutrisi dan gizi bagi anak stunting.

Dalam statmennya Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan menyampaikan.

“Terdapat 1.304 titik pencanangan fasilitas program air bersih TNI AD Manunggal se-Indonesia yang diresmikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman,selain peresmian fasilitas program air, dilaksanakan pengentasan stunting yang menjadi program unggulan dari TNI AD.” beber Pangdam Jaya kepada Para Awak Media.

Mayjen TNI Mohamad Hasan Juga menyampaikan.

“Kita juga melaksanakan kegiatan penimbangan, pengukuran, dan juga pemberian makanan bergizi untuk menekan angka stunting,”katanya.

Sedangkan Walikota Jakarta Pusat Dhany Sukma pada kesempatan tersebut menjelaskan tentang stunting yang ada di Kota Madya Jakarta Pusat.

“Kegiatan ini merupakan upaya kolaboratif sinergi antara jajaran Pemda, TNI, Polri, dan sektor swasta untuk bersama-sama menekan angka kasus stunting yang ada di DKI Jakarta.yang pasti untuk Jakarta Pusat mampu menekan angka menjadi 2,9 setelah tahun sebelumnya 3 persen kemudian sebelumnya lagi 7,2 persen, sekarang kita tekan menjadi 2,9 persen. Mudah-mudahan akan terus kita intervensi sampai pada akhirnya kita bisa mengatasi persoalan stunting,”pungkasnya.





Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *