INDOSIBER.ID – Pembina adat Kabupaten Muara Enim mengadakan rapat perdana bertempat di ruang rapat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Muara Enim, Selasa, 21 April 2026.
Rapat dipimpin oleh Sadiki , Ketua Pembina Adat Kabupaten Muara Enim dihadiri oleh 13 orang yang mewakili eks marga yang ada di muara Enim dan perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Muara Enim.
H. Sadikin Jailani, S.Sos, ketika diwawancarai, mengatakan, ada tiga program kerja yang menjadi prioritas kami dalam menjalankan amanah ini selama 5 tahun kedepan.
Pertama, menjadikan adat yang ada di Kabupaten muara Enim sebagai benteng dalan kehidupan bermasyarakat. Kedua, menjalin kerjasama dengan steak holder yang ada dan ke tiga mendokumentasikan adat yang ada di Kabupaten Muara Enim.
Hal ini kita lakukan mengingat ditengah masyarakat kita sekarang ini banyak terjadi pergeseran nilai-nilai moral akibat dari kurangnya mengenaan tentang adat, dimana adat ini tidak lain adalah sebagai wujud dari emplementasi nilai2 agama.
Sementara itu, salah satu Pembina Adat yang mewakili eks marga Semende, Drs. Epan Kasim menyarankan agar menempatkan lambang adat pada instansi2 pemerintahan termasuk di gapura-gapura yang ada di hampir setiap desa, hal ini akan memudahkan masyarakat mengenal lembaga ini.
Semoga kedepan masyarakat kita, masyarakat Kabupaten muara Enim dalam berinteraksi, bersosialisasi selalu mengedepankan, dilandasi oleh nilai-nilai yang telah terbentuk sejak nenek.moyang dulu.
(Erpani)







