INDOSIBER.ID – Stand Pameran Muara Enim meraih juara pertama pada Gelar Festival Literasi 2021 Provinsi Sumsel. Dengan menyisihkan 15 stand dari kabupaten dan Kota lainnya dalam provinsi Sumsel.
Festival Literasi di gelar dalam rangka memperingati Hari gerakan Nasional Membaca yang jatuh pada tanggal 12 November 2021 dan melanjutkan program duta literasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah provinsi Sumatera Selatan, melalui Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan.
Festival Literasi yang berlangsungkan selama 3 hari dimulai dari tanggal 6 sampai dengan 8 November 2021 digelar di area Taman Bukit Siguntang Palembang diadakan berbagai kegiatan diantaranya Parade Fashion Show yang akan diikuti oleh peserta dari 17 Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan.
Kemudian ada juga perlombaan Stan Literasi, dibagi secara langsung atau ofline dan secara online atau virtual.
Menurut Bunda Literasi Kabupaten Muara Enim yg baru dinobatkan pada acara Pembukaan Festival Literasi, Sabtu 6 Nopember 2021 lalu, Hj.Renny Devi Nasrun Umar, bahwa bersyukur atas diraihnya juara pertama sebagai stand pameran terbaik secara offline.
“Alhamdulillah Muara Enim meraih juara pertama sebagai stand pameran terbaik untuk event ini, dan saya ucapkan terimakasih kepada semua yang terlibat dalam prestasi ini”, ujarnya dengan wajah sumringah.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Gubernur Sumsel H.Herman Deru melalui Duta Literasi Sumsel Ratu Tenny Leriva Herman Deru kepada Bupati Muara Enim yang diwakili Bunda Literasi Kab. Muara Enim Hj.Renny Devi Nasrun Umar pada saat acara penutupan Festival Literasi Sumsel Tahun 2021 yang ditutup oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Prov. Sumsel H Nelson Firdaus, Senin kemarin (08/11).
Stand Pemkab. Muara Enim dapat meraih Kategori Stand Offline Terbaik 1 itu dinilai baik karena menampilkan produk literasi yang menarik, inovatif, dan informatif yang diusung oleh Balitbangda Muara Enim serta didukung produk-produk unggulan Dekranasda Kab. Muara Enim termasuk produk-produk binaan Perusahaan di Kab. Muara Enim yang dikemas dalam dekorasi stand rumah adat Muara Enim dengan mengambil tema “Tunggu Tubang Dalam Literasi” membuat suasana semakin meriah dan menarik para pengunjung dengan nyeruput Kopi Semendo”.
“Jadi, alhamdulillah dan sudah sewajarnya berkat kerja keras, kerjasama, koordinasi, dan kekompakan Stand Pemkab. Muara Enim yang mengangkat tema ‘Adat Tunggu Tubang Dalam Literasi’ dapat meraih kategori Stand Offline Terbaik 1 dalam festival tersebut,” ungkap Hj Renny Devi Nasrun Umar dengan semangat.
Akan tetapi, lanjutnya, “Kita (Pemkab. Muara Enim) tidak boleh cepat berpuas diri dan terlalu bergembira karena justru prestasi yang diraih harus dijadikan motivasi kedepan untuk terus meraih prestasi-prestasi yang akan datang, karena tentu kedepan persaingan akan semakin ketat,” tutupnya.
Laporan : Erfani







