INDOSIBER.ID – Setelah diberitakan sebelumnya dengan adanya dugaan perekrutan tenaga kerja di PT Gelumbang Agro Sentosa (GAS) Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim yang diduga sepihak serta hasil tes dari PT GAS kepada para pelamar kerja yang diduga hanya formalitas tersebut.
Terkait hal itu kini muncul kisruh serta mempertanyakan dari beberapa warga Gelumbang yang merasa kecewa dengan sistem perekrutan tenaga kerja karena diduga kuat sarat kepentingan.
“Aku nie lah ikut tes di Palembang dikantor PT GAS saat itu, namun usai mengikuti tes, tiba-tiba tanpa ada kejelasan tidak lolos kerja di PT GAS,” ujar warga Gelumbang yang tidak mau namanya ditulis tersebut.
Diungkapkan nya, bahwa ketidak transparan serta ketidaktegasan dari PT Gelumbang Agro Sentosa (GAS) dalam merekrut tenaga kerja diwilayah ring satu sangat kental, dan niat kita ingin bekerja sungguh-sungguh kalah dengan dugaan penitipan oleh oknum pejabat.
“Hanya prihatin saja dan kecewa sebagai warga Gelumbang namun tidak diterima kerja dengan alasan tidak jelas,” ungkap nya lagi usai telah mengikuti tes di PT GAS itu.
Sementara beragam tanggapan miring muncul dari warga netizen di salah satu group fecebook Berita Kota Gelumbang yang mengomentari terkait dugaan perekrutan tenaga kerja yang penuh sarat kepentingan itu, diantaranya dari warga Net dengan Medsos FB bernama Edwin Surajaya, mengungkapkan “perusahaan berdiri diwilayah Gelumbang Jadi ring satunya Gelumbang,”cetusnya di group FB Berita Kota Gelumbang itu.
Warga Net Medsos FB bernama Apredo, yang juga mengomentari hal tersebut, mengatakan “Sangat kecewa karena tidak transparan dalam perekrutan calon karyawan Karena saya dan kawan-kawan sekampung melamar Tiba-tiba di Out kan dari Grup seleksi tanpa pemberitahuan hasil dan nilai seleksinya.
“Seharusnya sih, diberitahukan dan dikeluarkan nilai para peserta seleksi nya besar/kecil nya nilai peserta biar pada tahu nilai kemampuannya,,,Kalau di out kan tidak tahu sebagai pelamar nggk tau KKM yang harus dikejar nilai minimal maupun nilai hasil tes seleksinya,”terang warga Net Medsos FB Apredo. Sedangkan komentar warga Net Medsos FB bernama Bastari Bastari, yang mengomentari ” Sudah nggak aneh D3 ttp berlaku dalam mencari kerja, kwalitas skil yg kita punya selalu kalah dengan yang namanya kekuasaan,” ujar warga Net Medsos FB bernama Bastari-Bastari itu.
Mencuatnya berbagai tanggapan dari warga Net terkait rekrutmen para tenaga kerja di PT GAS yang diduga Sarat kepentingan serta diduga hasil tes pengumuman hanya formalitas itu setelah adanya penegasan serta kritikan dari seorang tokoh masyarakat Gelumbang dan ia juga sebagai mantan anggota DPRD Dapil 3 Muara Enim yakni Japri, S,Sos, atau yang akrab disapa Bung Japri itu pada beberapa waktu lalu di media ini.
Laporan : Junai
Redaksi :Suprayogi







