Tambal Sulam Aspal Jalan Palembang – CDOB Gelumbang, Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

  • Whatsapp

INDOSIBER.ID – Tambal sulam aspal dijalan lintas Palembang-Prabumulih atau tepatnya di jalan Lintas Karang Endah Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim beberapa hari ini bahayakan pengguna jalan.

Terlebih kondisi jalan tersebut, kini berlobang namun tidak langsung dikerjakan oleh pelaksana dan dibiarkan jalan berlobang itu terus menganga Sabtu (15/01).

Bacaan Lainnya

Terutama yang membuat bahaya bagi pengendara roda dua jika melintasi jalan yang berlubang disaat musim hujan yang kini tengah dengan itensitas tinggi, yang dipastikan bakal tergelincir jika terjebak dijalan berlubang tersebut, serta ditambah lagi kurangnya penerangan lampu jalan pada malam hari sehingga para pengendara roda dua tidak sedikit mereka terjebak dan tergelincir .

“Yang bawak mobil aja mengeluh, apalagi yang bawak motor cak aku nie, karena ban motor Mio aku nie kecik, sehingga pada malam itu aku tergelincir,”cetus Harun (45) warga Gelumbang Muara Enim itu (15/01).

Hal senada juga dilontarkan Riko (29), bahwa tambal sulam jalan tidak langsung dikerjakan, keesokan nya baru dikerjakan dan ini yang kita kecewakan karena jalan lintas ini jalan akses penting menuju Palembang dan Prabumulih serta Muara Enim maupun Baturaja.

“Sudah dikorek jadi lobang dan belum ditimbun, Nah, pengguna jalan lewat di waktu malam hari dan rambu-rambu yang ada tidak nampak dari kejauhan, ditambah lagi sudah lubang yang dikorek panjang dan tidak kelihatan jelas” ungkap Riko (29) kepada media ini saat istirahat di indomaret Karang Endah itu.

“Berharap unsur terkait lebih profesional lagi dalam pengerjaan proyek karena ini demi keselamatan warga serta kemacetan lalulintas adanya tambal sulam jalan ini tentunya juga mengganggu kami,”terang Riko lagi.

Sementara tokoh pemuda setempat, mendesak agar pihak dinas terkait untuk lebih aktip lagi mengatur arus lalulintas khususnya pada jelang malam hari, karena lobang panjang yang akan ditambal itu mengancam keselamatan jiwa manusia,” pungkas Aris (40) warga Calon Kabupaten Gelumbang Sumsel itu.

Laporan : Junai





Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *