INDOSIBER.ID – Kelangkaan Liquified Potroleum Gas (LPG) 3 Kg di Muara Enim beberapa hari ini yang dikeluhkan masyarakat serta sempat mendapatkan protes dari sejumlah aktipis Muara Enim tersebut, rupanya langsung direspon cepat oleh Pj Bupati Muara Enim H Nasrun Umar (HNU).
Pj Bupati Muara Enim H Nasrun Umar yang akrab disapa HNU itu, langsung melakukan inspeksi mendadak terhadap para agen maupun beberapa pangkalan penjual gas 3 Kilo Gram di seputar Kecamatan Muara Enim dan Kecamatan Lawang Kidul.
Ikut hadir mendampingi Bupati saat Inspeksi mendadak ke agen Gas tersebut, Dandim 0404 Muara.Enim Letkol INF Erwin Iswari,S,Sos, M.Tr (Han), Asisten Perekobang H Riswandar,SH, kepala Disperindag Muara Enim Syarpuddin, Camat , dan unsur lainnya.
Dalam Sidak tersebut, HNU mengecek keberadaan restoran,hotel, dan para pelaku usaha rumah makan guna memastikan tidak memakai LPG bersubsidi itu.
“Kita ingatkan pelaku usaha restoran, hotel dan rumah makan untuk tidak menggunakan Gas 3 Kg karena itu untuk masyarakat pra sejahtera,”tegas HNU.
Dikatakan, juga kepada pangkalan dan agen gas untuk tidak merugikan masyarakat banyak misalnya, mengirim gas 3 Kg ke pelaku usaha restoran,hotel, dan rumah makan besar serta pelaku usaha besar lainnya.”
“Apabila para pelaku usaha besar di dan para agen terbukti menyalahi aturan tersebut ,maka kita tindak tegas dan Disperindag dapat memberikan sanksi tegas,ujar PJ Bupati.”
Diungkapkan Pj Bupati, bahwa akan terus mengupayakan guna menangani kelangkaan gas 3 Kg untuk warga pra sejahtera serta telah berkoordinasi dengan pihak PT Pertamina Gas Domestik Region I Kota Palembang Sumsel dan juga melayangkan surat ke Kementerian ESDM untuk meminta penambahan kuota.
“Disperindag Kabupaten Muara Enim kita perintahkan untuk terus mengontrol serta mengevaluasi keberadaan agen gas dan pangkalan agar pendistribusian tepat sasaran dan jangan lagi warga pra sejahtera kesulitan membeli gas bersubsidi itu,” pungkas HNU
Laporan : Junai







