INDOSIBER.ID – Kedai Bandrek Paman Sam merupakan warung bandrek legendaris di Desa Tegal Rejo Kecamatan Lawang Kidul hadir tengah gempuran kuliner-kuliner modern, Kedai Bandrex Paman Sam tetap eksis.
Bandrek di Kedai Bandrek Paman Sam amat istimewa karena masih disajikan menggunakan Rempah-Rempah alami. Selain itu, Kedai juga menjual madu alami asli dari hutan dan ada garansinya, madu tersebut terbilang langka di pasaran.
Kedai Bandrek Paman Sam telah berdiri lebih dari setahun yang lalu, berlokasi di Jalan Wonorejo RT 07a Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul ini satu satunya warung Bandrex yang menjual bandrek pinang muda di Tanjung Enim dan memiliki pelanggan setia.
Salah satunya Umar (63), warga Keban Agung yang mengaku baru kali ini mengunjungi Kedai Paman Sam. diakuinya, ia merasakan bandrek disini memang beda dengan bandrek- bandrek yang lainnya.
“Saya mengetahui dari teman bahwa jika ingin minum bandrek pinang muda ada di sini tempatnya,” kata Umar, Selasa (25/01/2022).
Dia mengatakan, telah lama saya mencari tempat minum bandrek pinang yang enak lalu datanglah saya kesini dan ternyata lokasinya yang cukup strategis, membuatnya saya mampir ke kedai bandrek Paman Sam.
“Bandrek disini itu nikmatnya karena selain bahannya masih asli pakai rempah tradisional, yang punya tempat orangnya asik di ajak bercerita,” ujarnya.
Samudi (57), Pemilik kedai mengaku resep berjualan bandrek ini adalah warisan turun temurun dan persoalan nama itu hanya singkatan saja tidak ada yang lainnya.
“Dulu semua keponakan saya memanggil saya lelek/mamang/Paman hingga munculah ide membuat kedai ini bernama Kedai Bandrek Paman Sam” ungkap Samudi ini kepada Indosiber.id, Selasa (25/01/2022).
Harga bandrek yang dijualnya pun cukup murah dari mulai harga harga Rp 5.000 sampai Rp 13.000. Namun jangan salah, omzet yang didapatnya dalam sehari tidak kurang dari Rp 2 juta. Omzet itu bisa bertambah dua kali lipat jika pada waktu hari libur.
“Alhamdulillah warungnya masih ada peminatnya, paling tidak bisa membantu perekonomian saya dan keluarga besar,” pungkas Paman Sam.
(Eko M)







