Warga Stop Truk Angkutan Batubara Diduga Milik PT DBU Yang Melintas Dijalan Desa

  • Whatsapp

INDOSIBER.ID – Warga Penanggiran dan Panang Jaya kecamatan Gunung Megang kabupaten Muara Enim menyetop kendaraan truk batubara yang melintas dijalan desa dan harus memutar balik, truk batubara tersebut diduga mengangkut batubara milik perusahaan PT Duta Bara Utama (DBU) yang beraktivitas di wilayah trans unit 6 dan kelurahan Pasar 1 Muara Enim, pada Sabtu malam (12/3/22).

Menurut salah satu warga yang tidak mau di sebutkan namanya, ia mengatakan bahwa penyetopan ini dilakukan karena pihak perusahaan setidaknya harus melibatkan putra daerah untuk bekerja di perusahaan PT DBU sesuai skil dan kemampuan warga saja, dan juga jangan sampai warga/masyarakat menjadi penonton didaerah sendiri, aksi penyetopan warga ini  murni dilakukan oleh warga yang terdampak dari aktifitas PT DBU yang melewati desa kami serta  tolong pihak perusahaan dengarkan keluhan warga disini itu saja, katanya melalui via telepon WhatsApp kepada media pada Sabtu malam (12/3/22).

Bacaan Lainnya

Hal senada juga dikatakan oleh Wahidin selaku ketua RT 06 desa Panang Jaya kecamatan Gunung Megang kabupaten Muara Enim saat dimintai keterangan melalui via telepon WhatsApp mengatakan bahwa warga menyetop kendaraan truk angkutan batubara tersebut tidak lain hanyalah untuk warga/masyarakat supaya diperkerjakan di perusahaan PT DBU baik itu jaga keamanan ataupun untuk kerja diposisi lain sesuai dengan skil dan kemampuan warga, hanya itu saja permintaan dari warga dan masyarakat Penanggiran / Panang Jaya, aksi ini juga dilakukan murni oleh warga tanpa ada paksaan atau politik lainnya, katanya melalui via telepon WhatsApp pada Sabtu malam (12/3/22) kepada media.

Sementara itu media menghubungi Haikal selaku Humas dari PT DBU melalui chat via whatshap terkait penyetopan truk angkutan batubara oleh warga tidak ada jawaban sama sekali hanya dibaca saja.

Setelah itu media menghubungi Operasional Manager (OM) dari PT DBU Juli Tarigan melalui via chat WhatsApp, beliau hanya menjawab singkat “ohh udah selesai mas, aman. Masih nyangkut jalan lembek karena hujan” jawab OM PT DBU kepada media, Sabtu malam (12/3/22).

Kemudian media mengubungi kades Panang Jaya melalui via chat dan telepon WhatsApp, namun belum ada balasan serta telepon WhatsApp tidak diangkat diduga kades sedang istirahat, hingga berita ini diterbitkan belum ada jawaban dari kades tersebut.

(Ril)





Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *