Indosiber.id – Kapolres Metro Bekasi Kota Pol Hengky,S.I.K,M.H sambangi SMK Bina Karya Mandiri 2 untuk gelar penyuluhan anti tawuran antar pelajar,narkoba,miras dan kenakalan remaja lainnya yang bertempat di Lapangan Upacara SMK Bina Karya Mandiri 2 Jl. Pengasinan Tengah No.99, RT.005/RW.027, Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.Selasa,(11/10/2022).
Kapolres Kombes Pol Hengki, S I.K, M.H di dampingi Kapolsek Bekasi Timur AKP Ridha Poetra Aditya, S.I.K, dan Kepala Sekolah Bina Karya Mandiri 2 Ayung Sardi Daulay, M.M di hadapan 772 siswa dan siswi SMK Bina Karya Mandiri 2 Bekasi Menyampaikan.
“Saya berpesan kepada siswa Bina Karya Mandiri 2, mereka harus rajin belajar, hindari perbuatan – perbuatan melanggar hukum seperti minuman keras, narkoba dan menghindari tawuran,” kata Kapolres.
Tadi, lanjut Kapolres, mereka sudah sepakat menyampaikan menolak keras aksi tawuran.
“Mudah – mudahan kegiatan ini menjadi sebuah magnet yang kuat bahwa tawuran itu adalah sangat merugikan kita dan bisa kita hilangkan dari Kota Bekasi,” ucap Kapolres.
Kegiatan-kegiatan seperti ini secara kontinyu kita laksanakan baik tingkat SMP maupun SMA sebelumnya ada Irup setiap hari senin, dan program go to school di SMP dan SMK/ SMA di Kota Bekasi.
Selain itu dilaksanakan patroli dan razia oleh Polisi di kantong-kantong tempat-tempat rawan kenakalan remaja, aksi begal dan tawuran.
“Patroli atau razia secara kontinyu baik siang dan malam di lokasi yang rawan aksi tawuran dan kenakalan remaja,” tutup Kapolres.
Ditempat yang sama, Sekolah Bina Karya Mandiri 2 Bapak Ayung Sardi Daulay, M.M mengucapkan terima kasih pembinaan dari Kapolres Metro Bekasi Kota atas pembinaan di Sekolah Bina Karya Mandiri 2 pagi ini.
“Saya selaku kepala sekolah sangat mengapresiasi kegiatan ini mudah mudahan menjadi tolak ukur awal bagi kita bagaimana melakukan pembinaan siswa di Kota Bekasi,” kata Kepala Sekolah.
Dia disampaikan bahwa di SMK Binakarya Mandiri 2 dari awal sudah menerapkan aturan, ada tiga hal yang tidak ditoleransi di sekolah ini pertama melakukan tawuran, yang kedua terlibat narkoba yang ketiga pelecehan seksual dan pencurian Jadi kalau tiga hal itu dilakukan siswa maka siswa itu akan kita keluarkan.
“Komitmen ini selalu kita sampaikan kepada orang tua setiap mereka masuk sekolah ini, diawal tahun kita rapat dengan orang tua kita sampaikan,” ungkapnya.
Dia katakan orang tua sepakat apa yang disampaikan setelah mereka juga mendukung komitmen tadi, saya sangat berterima kasih mudah mudahan kegiatan ini akan menular ke seluruh siswa di Kota Bekasi Bekasi.
“Semoga kegiatan ini dilakukan secara persuasif dan konsisten tidak hanya ceremony sehingga ada pembelajaran kepada siswa ini seperti yang disampaikan Kapolres dalam pengarahan tadi bahwa siswa sekarang yang akan menjadi pemimpin 20 dan 30 tahun yang akan datang,” pungkasnya
Seperti diketahui Yayasan Pengembangan Lembaga Bina Karya Mandiri sekolah SMK Bina Karya Mandiri 2 yang merupakan Sekolah Kejuruan yang sudah bersandar Internasional serta banyak menciptakan tenaga – tenaga yang berkompetensi dengan Sekolah yang memiliki beberapa ISO untuk pendidikan teknik dan pihak Sekolah atas kesepakatan bersama orang tua murid tidak akan mentolerir siswa siswinya yang melakukan tindakan tawuran,narkoba,pencurian dan pelecehan sexsual yang konsekuwensinya di berhentikan.







