INDOSIBER.ID – Ratusan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Se-Kabupaten Muara Enim dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat melakukan konvoi dari kantor Satpol-PP menuju kantor Badan Kepegawaian dan Pendapatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muara Enim untuk menggelar aksi damai tuntut keadilan serta menyuarakan tentang nasib tenaga kerja Honorer/TKS, Senin (11/9/23).
Adapun tuntutannya menuntut keadilan agar Anggota Sat Pol PP bisa di angkat CPNS atau PPPK yang selama ini hanya menikmati Honorer yang gaji tidak seberapa selama bertahun tahun.
Dikatakan Kepala Satpol PP A. M. Musadeq, SIP., MSi bahwa sudah bertahun tahun mengabdi untuk Kabupaten Muara Enim ini masih belum ada Formasi akan di angkat CPNS atau PPPK sementara baru baru ini para Guru di angkat menjadi PPPK yang jelas hanya berapa tahun bahkan ada hanya berapa bulan di angkat PPPK oleh Pemkan Muara Enim.
Aksi demo hampir satu jam itu yang di mulai pukul 09.30 sampai dengan berakhir mediasi di gedung BAPPEDA Pemkab Muara Enim yang di hadirkan Asisten Administrasi Umum mewakili Bupati Muara Enim, Kepala BKPSDM di wakili Sekretrais Erlandi, SIP., MM dan Kasat Pol PP A. M. Musadeq, SIP., MSi.
Para aksi demo seluruh anggota Satpol PP mengikuti mediasi, dan berakhir dengan Surat Pernyataan yang di tanda tangani oleh Sekretaris BKPSDM di ketehui Asisten Administrasi dan Kasat Pol PP.
Didalam Surat Pernyataan itu bahwa BKPSDM siap mengusulkan, mengakomodir TKS SatPol PP untuk di buka Formasi jabatab usulan CPNS dan PPPK dengan Afirmasi khusus S1 semua jurusan maupun SMA/SMK sederajat pada bulan depan dan tahun tahun selanjtnya, dan bila memumgkinkan akan di angkat dengan jalur tanpa test.
Bupati Muara Enim melalui Asisten Administrasi Umum H. Rinaldo, S. STP., MSi bahwa aksi ini sewajarnya untuk minta di angkat. Dan menanggapi masalah CPNS memang saat ini kami sendiri kesusahan bahkan hanya beberapa oramg saja di angkat.
Namun kami akan berusaha untuk mengusulknnya namun semua itu kita kbalikan kepada Kemenpan RI.
“Kita hanya sebatas mengusulkan namun tetap harus di bantu baik dari Kasatnya dan Forum yang mengikuti mediasi tadi.”
“Kami juga ikut prihatin dengan gaji honorer yang tidak memadak i ada tadi yang mempunyai anak empat, namun yakinlah kami akan berusaha usulkan semoga ada ada kabar baiknya setelah nanti kita usulkan, “pungkasnya.
Terpantau media, aksi damai berjalan dengan aman damai dan kondusif.
Sumber : www.perskpktipikor.com
Redaksi indosiber : Suprayogi







