INDOSIBER.ID – Ketua Umum DPP Laskar Gibran, Leonardo Pandapotan Sirait, turun langsung ke kampung halamannya di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Toba dalam mendorong program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan, pertanian, dan ekonomi kerakyatan.
Dalam pertemuan bersama Wakil Bupati Toba Audiensi Murphy O. Sitorus, berbagai isu strategis daerah dibahas secara komprehensif, mulai dari pengelolaan sampah, penguatan UMKM, regenerasi petani muda melalui program Petani Gen Z, hingga pengembangan komoditas pertanian unggulan yang berkelanjutan.
Leonardo Sirait menegaskan bahwa Kabupaten Toba memiliki potensi besar untuk menjadi contoh pembangunan berbasis kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda.
“Kami ingin menghadirkan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Sampah tidak boleh lagi menjadi masalah, tetapi harus menjadi sumber ekonomi. Anak muda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi pelaku utama pembangunan melalui UMKM dan sektor pertanian modern,” ujar Leonardo.
Dalam pembahasan tersebut, Laskar Gibran menawarkan konsep pengelolaan sampah terpadu berbasis ekonomi sirkular yang dapat menciptakan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Program ini akan diintegrasikan dengan pemberdayaan UMKM lokal dan penciptaan lapangan kerja baru, ujar Ilham Ketua Bid. OKK & Pengembangan SDM DPP Laskar Gibran
Selain itu, Laskar Gibran juga mendorong lahirnya Petani Gen Z, yaitu gerakan regenerasi petani muda dengan pendekatan teknologi, digitalisasi, dan kewirausahaan pertanian agar sektor pertanian semakin diminati generasi muda, ujar Samson Febrianus Sembiring selaku Ketua DPW Sumut Laskar Gibran
Sebagai langkah awal, program yang akan dijalankan meliputi penanaman berbagai komoditas produktif seperti: Bibit bawang, Jagung & Jahe
Sementara untuk jangka panjang, akan dipersiapkan pengembangan sektor perkebunan kopi unggulan Toba yang memiliki potensi besar untuk menembus pasar nasional hingga internasional.
Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai sinergi antara Pemerintah Kabupaten Toba dan Laskar Gibran dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Program kolaboratif ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang menggabungkan aspek lingkungan, pertanian, UMKM, dan pengembangan generasi muda menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045, ujar Jansen Sirait Pembina Laskar Gibran
“Kami ingin Toba tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata dunia, tetapi juga menjadi pusat lahirnya petani muda, UMKM unggul, dan gerakan ekonomi hijau yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Leonardo.







